Start Dreaming Now! And Do Action To Fulfill Your Dream!
Jika di Indonesia gelandangan identik dengan baju kumal dan kotor, bau yang menyengat serta ke gaptekan akan teknologi, lain halnya dengan gelandangan di Washington ibu kota Amerika Serikat. Kaum tunawisma disana mengalami apa yang juga dialami mereka yang tergolong hidup mapan. Yaitu sama-sama terseret arus kemajuan teknologi.
Dilansir oleh Washington Post, kini banyak gelandangan yang memiliki ketergantungan dengan ponsel alias telepon seluler. Contohnya Nokia 6085 GoPhones yang dilengkapi dengan bluetooth dan USB, bagi gelandangan diwashington, itu sama sekali bukan kemewahan.
Rommel McBride, 50, yang sudah enam tahun menggelandang di jalanan Washington mengatakan: “Ponsel itu sudah jadi kebutuhan. Jika Anda hidup di jalanan, ponsel adalah satu-satunya medium untuk bisa mengecek apakah kupon makanan (gratis) masih ada, aplikasi rumah disetujui atau tidak, atau juga apakah lamaran pekerjaan sudah diterima. Lewat ponsel-lah, mereka yang hidup di jalan bisa berkomunikasi dengan dunia.”
Wakil direktur program untuk pelayanan masyarakat Washington, menyatakan terkejut saat beberapa gelandangan memberinya nomor ponsel dan alamat e-mail. Beberapa gelandangan yang ada di bawah pengawasan Miriam’s Kitchen juga menggunakan kamera ponsel untuk memotret ibu negara Mihelle Obama saat menjamu mereka makan siang.
Masihkah Anda menyombongkan diri dengan handphone Anda?
sumber : gugling.com
Mulailah dengan coretan kecil
dari apa yang kamu ketahui,
apa yang kamu bisa!
Mulailah bagikan ke sesama
dan jadilah JagoanInternet
yang pintar dan hebat!
yang berguna bagi banyak orang!
Salam Sukses Ruarrr Biasa!
Hermawan Petra
gelandangan
August 8th, 2010 at 06:40
Kalo di Washington gelandangan berponsel digunakan untuk transaksi beken ngecek ketersediaan gratisan and lamaran pekerjaan, itu bagus… dan punya harapan serta manfaat positip.
lha kita-kita gelandangan di Indonesia pada umumnya punya ponsel, tapi cuma buat smsan antar kita-kita dan biasanya perolehan ponsel adalah nemu dijalan.
Lain lagi saya dan mungkin beberapa temen gelandangan lainnya, Saya berselancar ngenet surfing broesing atau apa namanya di warnet, pingin ngeblog gak bisa nulis, berbagi cerita penderitaan cuman dapat tertawaan, ngemis?? amit-amit jabang bayik.
Boro-boro dapet tanggapan wong sambat ke 9949 Presiden SBY dengan sms aja gak pernah di gubris….
Salam sukses deh untuk rang orang gelandangan yang bisa makan bareng keluarga Presiden.
Di Indonesia, kita mau liat teleknya aja gak mungkin bisaaaaaaaaaa
salam salam salam
Gelandangan tua